Makeup Permanen: Tren Cantik Awet yang Kembali Naik Daun
- Posted on 09 November, 2025
- Kecantikan
- By Weelje
Seputar Kediri -
Bangun dengan riasan wajah yang sempurna kini bukan lagi mimpi. Berkat kemajuan teknologi kecantikan, makeup permanen atau tato kosmetik kembali populer dan menjadi tren perawatan wajah modern.
Menariknya, teknik ini bukan hal baru. Makeup permanen pertama kali muncul pada tahun 1980-an untuk membantu penderita alopecia. Kini, prosedur ini tidak hanya untuk alasan medis, tetapi juga estetika.
Menurut laporan South China Morning Post (4 November 2022), penggunaan makeup permanen terus berkembang. Awalnya digunakan untuk membantu korban luka bakar, pasien vitiligo, penderita kanker, hingga orang yang kesulitan merias diri karena radang sendi atau Parkinson.
Melissa Pruett, pendiri studio kecantikan Melt By Melissa di Arizona, Amerika Serikat, mengatakan bahwa teknik makeup permanen telah berevolusi pesat.
“Saat ini, seni dan tekniknya berkembang untuk memberikan hasil alami dan sesuai dengan bentuk wajah setiap orang,” ujarnya.
Apa Itu Makeup Permanen?
Makeup permanen, dikenal juga dengan sebutan mikropigmentasi, pigmentasi intradermal, atau tato kosmetik, adalah teknik memasukkan pigmen alami ke lapisan atas kulit menggunakan jarum halus.
Proses ini dilakukan oleh dokter kulit atau seniman tato kosmetik yang akan menusukkan jarum ratusan kali per menit untuk menanamkan warna.
Meskipun disebut permanen, hasilnya umumnya semi permanen dan dapat bertahan antara 18 bulan hingga 3 tahun, tergantung jenis kulit, pigmen, dan gaya hidup.
Setelah prosedur, warna biasanya tampak lebih tegas dan cerah, kemudian perlahan memudar seiring waktu.
Jenis-Jenis Makeup Permanen Populer
Microblading atau Microshading (Sulam Alis)
Teknik ini menggunakan jarum kecil untuk menyuntikkan pigmen menyerupai helai rambut di sepanjang alis. Tujuannya untuk menciptakan tampilan alis yang lebih tebal, rapi, dan natural.Namun, bagi pemilik kulit berminyak disarankan berkonsultasi dulu dengan profesional.
Menurut Kendra Bray, pemilik Better Brows & Beauty di New York, “Microblading hanya terlihat bagus bila hasilnya halus dan tajam. Pada kulit berminyak, hasilnya bisa cepat memudar.”Jika dilakukan dengan benar, hasil sulam alis bisa bertahan 18 bulan hingga tiga tahun.
Eyeliner Permanen
Tato eyeliner berfungsi menonjolkan bentuk mata dan membuat bulu mata terlihat lebih tebal. Pigmen ditanamkan di sepanjang garis bulu mata untuk memberikan kesan mata lebih hidup.Dr. Rachel Nazarian, dokter kulit di New York, menjelaskan, “Eyeliner permanen bekerja seperti tato, hanya saja pigmennya ditempatkan di bawah kulit di sekitar garis bulu mata.”
Gaya eyeliner bisa disesuaikan, mulai dari garis tipis natural hingga gaya mata kucing klasik. Hasilnya bertahan sekitar dua hingga tiga tahun.
Pewarnaan Bibir (Lip Tint Tattoo)
Prosedur ini memberikan lapisan warna alami pada bibir agar tampak lebih segar dan penuh. Menggunakan tinta berbasis air serta alat mirip pistol tato kosmetik, pewarnaan bibir mempertegas garis bibir tanpa perlu filler.Namun, kulit bibir cenderung sulit menahan pigmen sehingga perlu sentuhan ulang lebih sering dibandingkan jenis makeup permanen lainnya.
Apakah Aman untuk Semua Jenis Kulit?
Secara umum, makeup permanen bisa dilakukan pada semua jenis kulit. Namun, konsultasi dengan profesional tetap penting, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif atau berminyak.
Pemilihan pigmen, alat steril, serta teknik yang benar akan memengaruhi hasil dan keamanan prosedur.
Kesimpulan
Makeup permanen menjadi solusi bagi mereka yang ingin tampil segar tanpa harus berdandan setiap hari. Dengan berbagai teknik seperti microblading, eyeliner permanen, dan pewarnaan bibir, siapa pun bisa mendapatkan tampilan alami yang tahan lama.
Meski hasilnya memudahkan rutinitas kecantikan, pastikan kamu memilih spesialis berpengalaman dan bersertifikat agar hasilnya aman, higienis, dan sesuai harapan.
0 Responses Write a Response